• SMKS RAJASA SURABAYA
  • Pendidikan berkualitas adalah yang mendidik dan menyadarkan
  • email@smkrajasa.sch.id / smk_rajasa.surabaya@yahoo.co.id
  • 031-5344810
  • Search

Fasilitas

Menurut pendapat Dimyati dan Mudjiono (1999: 244) – Fasilitas belajar merupakan sarana dan prasarana pembelajaran. Prasarana meliputi gedung sekolah, ruang belajar, lapangan olahraga, ruang ibadah, ruang kesenian dan peralatan olah raga. Sarana pembelajaran meliputi buku pelajaran, buku bacaan, alat dan fasilitas laboraturium sekolah dan berbagai media pembelajaran yang lain.

Sedangkan menurut H. M Daryanto (2006: 51) – Secara etimologi (arti kata) fasilitas yang terdiri dari sarana dan prasarana belajar, bahwa sarana belajar adalah alat langsung untuk mencapai tujuan pendidikan, misalnya lokasi/tempat, bangunan dan lain-lain, sedangkan prasarana adalah alat yang tidak langsung untuk mencapai tujuan pendidikan, misalnya ruang, buku, perpustakaan, laboraturium dan sebagainya.

Berdasarkan pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa fasilitas belajar adalah sarana dan prasarana yang digunakan untuk menunjang kegiatan belajar untuk mencapai tujuan pendidikan.

Dalam Keputusan Menteri P dan K No. 079/1975, fasilitas belajar terdiri dari 3 kelompok besar yaitu:

a. Bangunan dan perabot sekolah

Bangunan di sekolah pada dasarnya harus sesuai dengan kebutuhan pendidikan dan harus layak untuk ditempati siswa pada proses kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bangunan sekolah terdiri atas berbagai macam ruangan. Secara umum jenis ruangan ditinjau dari fungsinya dapat dikelompokkan dalam ruang pendidikan untuk menampung proses kegiatan belajar mengajar baik teori maupun praktek, ruang administrasi untuk proses administrasi sekolah dan berbagai kegiatan kantor, dan ruang penunjang untuk kegiatan yang mendukung proses belajar mengajar. Sedangkan perabot sekolah yang pada umumnya terdiri dari berbagai jenis mebel, harus dapat mendukung semua semua kegiatan yang berlangsung di sekolah, baik kegiatan belajar mengajar maupun kegiatan administrasi sekolah.

b. Alat pelajaran

Alat pelajaran yang dimaksudkan disini adalah alat peraga dan buku-buku bahan ajar. Alat peraga berfungsi untuk memperlancar dan memperjelas komunikasi dalam proses belajar mengajar antara guru dan siswa. Buku-buku pelajaran yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar, biasanya terdiri dari buku pegangan, buku pelengkap, dan buku bacaan.

c. Media pendidikan

Media pengajaran merupakan sarana non personal yang digunakan atau disediakan oleh tenaga pengajar yang memegang peranan dalam proses belajar untuk mencapai tujuan instruksional. Media pengajaran dapat dikategorikan dalam media visual yang menggunakan proyeksi, media auditif, dan media kombinasi.

Berikut fasilitas-fasilitas yang ada di Sekolah SMKS RAJASA:

  • Ruang Kelas yang Nyaman
  • Studio Musik
  • Pujasera
  • Perpustakaan
  • Mushola
  • GOR (Gedung Olah Raga)
  • Ruang Tunggu dan Ruang Piket
  • Lahan Parkir
  • Toilet
  • Bengkel Praktikum
  • Bengkel CNC
  • Bengkel Simulasi Digital
  • Free Wi-fi

Halaman Lainnya
Ekstrakurikuler

Ekstrakurikuler adalah kegiatan non-pelajaran formal yang dilakukan peserta didik sekolah atau universitas, umumnya di luar jam belajar kurikulum standar. Kegiatan-kegiatan ini ada pada

24/04/2020 09:55 - Oleh Administrator - Dilihat 345 kali
Kompetensi Keahlian

Kompetensi Keahlian merupakan bagian pokok dari pendidikan dan pelatihan di sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Program Keahlian sebenarnya merupakan kumpulan dari beberapa Kom

24/04/2020 00:07 - Oleh Administrator - Dilihat 754 kali
Profil

Tujuan didirikannya Sekolah SMKS RAJASA SURABAYA adalah untuk menjawab tantangan dimasa yang modern ini untuk melahirkan lulusan yang siap bersaing, dan berkarakter untuk bekerja di bid

15/03/2020 19:18 - Oleh Administrator - Dilihat 1142 kali
Visi dan Misi

SMKS RAJASA sebagai penyedia suplyer tenaga kerja sekaligus lulusan untuk bersaing memasuki Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maka demi mewujudkan hal tersebut SMKS RAJASA memiliki Visi dan

15/03/2020 19:18 - Oleh Administrator - Dilihat 452 kali